Tak ada judul #3

|
Sebenarnya ini judul untuk tulisan yang lain di waktu kemarin yg entah ada momen apa. Saya sdh lupa melanjutkan tulisannya. So sy mulai dari awal, sy menghapus draftnya dan berniat menceritakan hal yang berbeda.

First, ini lah tempat yang bagus untuk menggalau. Beberapa hari terakhir ini hati ku tak tenang. Ada resah yang entah kenapa tetap bermukim di sana. Hey...padahal kerjaan ku tiap hari ketawa - ketawa terus ji, tapi napa tetap uring-uringan perasaan ku. Yah faktor kangen yg paling berpengaruh kayaknya. Sdh lebih 1 bulan dia disana, dan kira-kira sdh beberapa bulan sy tidak bertemu langsung dengan boo. Jadi ingat lagunya Bruno Mars - Long Distance. It's too hard for me...but I'll keep safe my self. Ngggge...sy nda ngerti.

Okeh, kedua. Tadi terlintas di kepala ku untuk menuangkan semua disini. Kemarin dan hari ini sy berpikir tentang mereka. Dia, dia, dia. Singkatnya mantan lah. Kisahnya, ada mantan yg ku putuskan dan sy yg diputuskan. Yang ku putuskan, ada yg membanting barang-barang di rumahnya. Ada yg sampai terbang ke makassar (dia lagi di luar kota ini) untuk minta penjelasan alasannya. Ada yg berpisah begitu saja dan tidak ada embel-embel lagi dibelangkangnya. Dan ada juga memilih berpisah dari ku. Semuanya cerita duka ku. Yang seluruh kisahnya masih tersimpan rapat-rapat dalam ingatanku. Ini hanya cerita covernya loh, belum semuanya. Tapi setidaknya menuliskannya di sini telah melegakan perasaan ku. Sebenarnya sy cuma mo minta maaf sama mereka. Saya saja berpendirian masalah hati tidak bisa dikesampingkan. Gmana dengan mereka pada saat itu. Dan sebenarnya, sy banyak belajar dari cara mereka mengesampingkannya. Sekarang mereka telah hidup dengan dunianya tanpa memerlukan saya hadir kembali. Tenang dan damai. Saya pun begitu, hari baru dimulai sejak perpisahan.

Mungkin sebenarnya sy orang yg pendendam or gmana lah istilahnya. Saya memang dapat dengan sangat gampang melupakan masalah sedih-sedih hanya dengan ngobrol dengan orang lain, ketawa-ketawa and everything dissapear. Tapi, lihat sekarang, sy mengingat lagi semuanya. Dan parahnya bikin galau...hahaha. I'm a humam babe...I'm not perfect absolutly.

Lihat mereka telah move on, senang juga rasanya. Hati ku telah ikhlas atas semuanya. Terima kasih ya Allah, Engkau telah mengenalkanku dengan mereka. Banyak pengalaman hidup dari semuanya. Sekarang sy punya boo, that I really miss him so much. (Galau lagi coz email ku belum dibalas-balas, uhk). Huuu, dan ingatanku sekali lagi merusak suasana. Sy berjanji buat tidak nangis lagi klo kangen sama dia...okeh boo, I'm not crying now, trust me. Hanya....kangen itu sedikit menyiksa yah. Tapi mudah-mudahan tidak membuat sy uring-uringan nda jelas. Hahaha, lapar ka. Sudah deh, besok mo kuliah.

0 komentar:

Posting Komentar

Beri kata-kata