Tak ada judul #1

|
Boo, I can't imagine what I do for this time. Boo, it's too hard. I'm not ready yet. Boo, I have a good news that  you must know. Wew, kacau lagi intro ku...

Hari ini, senin 5 Sep 2011, sy mendapat satu kabar gembira dan satu kabar menyedihkan. Kabar gembiranya ternyata mereka menerima sy, cuma sms nya tidak sampai so sy tidak pernah muncul. Alhamdulillah boo, hal kemarin yang sy rasa sy tidak bisa meraihnya ternyata sy dapatkan walaupun terlambat mengetahuinya. Boo, kabar ini belum sempat sy sampaikan boo (tears). Dan kabar sedihnya, boo tidak bisa dihubungi. Dia harus nge-offshore di daerah Karawang. Wedew....tobat deh, napa tadi sy tidak dengar baik-baik pas dia ceritakan tepatnya tempat offshorenya (tears again). Tadi sy disuruh cek di pertamina ep, trus cari di wilayah kerjanya, trus cek daerah makmak or apa tadi itu yaa.....aaaa boo, namanya susah diingat. Aaaaa...boo, I didn't get it. Where r u...I'm so miss u boo, it's cold without you, without ur voice. Tau ga, ni si ungu serasa mati rasa tanpa nada dering telp mu sayang. Ringtone yg sy set untuk nomer mu saja tidak pernah berdering lagi sejak telp terakhir tadi pagi. Dan gara-gara itu, sedari tadi sy banyak melewatkan telp, sms de el el. I dont know, maybe ini lebay coz masak gara-gara tak ada telpnya  boo sy g angkat telp yg lain. But I tell the truth loh, ga bohong, sumpah boo. But mudah-mudahan besok ga begini lagi coz banyak juga telp penting yg sy lewatkan.

Boo, ditiap shalat ku, sy mendoakan keselamatan dan kesehatan buat boo. Moga qt di sana baik-baik saja, sehat, flunya mereda, tidak demam, tidak mabuk laut, tidak kenapa-napa, tidak rajin merokok, tidak kedinginan, tidak kelaparan. I'm confused boo, I often think about you. Baru beberapa jam tidak mendengar suara mu, telah membuat ku menangis ditiap shalat ku, tiap mengingatmu, tiap ku pikirkan ini masih lama. Boo, I'm not ready yet ditinggal seperti ini. Tanpa komunikasi sama sekali. Okelah klo kemarin kemarin memang kita jauh tapi tiap hari sy masih mendengar suaranya. Hampir tiap hari dia menghubungiku, tidak pagi, siang, sore, malam, midnight, waktu sahur, dll. I miss you boo, I miss your laugh (I'm tears now), your kelakar, your....sy tidak sanggup lagi menuliskan yg lain.

Boo...................hayoo athir, km kuat, km harus kuat. Athir ga cengeng lagi khan? Athir sudah janji sama boo buat sabar khan? Athir sudah janji buat selalu mendoakan boo khan? So athir harus ikhlas menerima kondisi begini. Semua akan indah pada waktunya. Klo athir ikhlas semua akan baik-baik saja. Masih banyak yg bisa athir lakukan selain menangis...Hayoo athir...cayooo, ganbatte kudasai...haik.

Semoga besok sy bisa bangun dengan tersenyum saat mengingat mu. Love you boo...

0 komentar:

Posting Komentar

Beri kata-kata